Untuk menghindari kanker kulit ada beberapa hal yang dapat dilakukan, di antaranya:

Kurangi paparan sinar matahari
Terutama pada saat sinar matahari sedang terik, antara pukul 10 hingga 4 sore. Sekitar 80% sinar matahari dapat menembus awan yang tipis atau kabut sehingga masih bisa mencapai kulit. Selain itu air atau pasir juga dapat memantulkan cahaya sehingga sebaiknya menghindari berada dekat daerah tersebut pada saat panas. Lindungi kulit Anda dengan cara berlindung di bawah pohon atau jika memungkinkan menggunakan payung tatkala berjalan di tengah panas yang terik. Cara lain adalah menggunakan pakaian yang dapat menutupi area kulit yang luas. Topi atau kacamata lebar yang mengandung perlindungan ultraviolet dapat digunakan untuk menghindari paparan sinar matahari berlebihan.

Sekitar 80% sinar matahari dapat menembus awan yang tipis atau kabut sehingga masih bisa mencapai kulit.


Gunakan tabir surya
Tabir surya sebaiknya mengandung sekurang-kurangnya SPF 15 dan lebih baik juga mengandung proteksi terhadap ultraviolet A dan B. Oleskan tabir surya 15-30 menit sebelum akan terpajan matahari, dan oleskan kembali setiap 2-3 jam (oleskan lebih sering jika bermain, bekerja, atau berenang di luar ruangan)

Waspada terhadap kelainan kulit
Tahi lalat yang bertambah besar, berubah warna, tepi tidak rata, mudah berdarah dan/atau terasa nyeri perlu
diwaspadai. Mungkin saja merupakan awal terjadinya kanker. Selain itu waspada jika terdapat luka pada kulit yang tak kunjung sembuh bahkan bertambah besar. Jika Anda mengalami hal seperti itu, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter.

sumber: majalah dokterkita, september 2008
Next
This is the most recent post.
Posting Lama