Hari ini merupakan hari bersejarah bagi Amsterdamsche Football Club Ajax atau lebih dikenal Ajax Amsterdam. Pada 113 tahun lalu, atau tepatnya 18 Maret 1900, klub yang bermarkas di Amsterdam Arena itu berdiri di Kota Amsterdam. 


Hari Ini Hari Lahirnya Ajax Amsterdam


Klub berjuluk De Godenzonen itu dibentuk oleh sekelompok orang di ibu kota Belanda itu. Berawal dari hobi, lalu  tercetuslah ide untuk mendirikan sebuah klub sepak bola yang akhirnya diberi nama Ajax Amsterdam. 

Nama Ajax diambil dari nama pahlawan dalam mitologi Yunani. Ia adalah anak dari Telamon yang masih merupakan cucu dari Zeus. 

Ajax adalah seorang tokoh penting di kisah perang Troya. Karakternya yang dikenal pemberani, besar, kuat, berwibawa, dan tidak pernah takut saat menghadapi siapapun membuat Ajax selalu menang dalam peperangan. 

Karakter itulah yang akhirnya diambil pendiri klub untuk memberi nama Ajax. Sementara itu, Amsterdam dipilih karena merupakan nama kota asal klub ini. 

Karakter Ajax yang pemberani ini juga menjelma dalam logo klub papan atas Belanda itu. Pantas bila, klub ini akhirnya mendapat julukan De Godenzonen atau klub anak-anak dewa. 

Sejak didirikan pada 1900, Ajax butuh waktu yang cukup lama untuk menjelma sebagai klub tersukses di Belanda. Pada musim 1916/1917, De Godenzonen akhirnya meraih gelar perdananya sebagai juara Piala Belanda (KNVB). Sejak saat itulah, Ajax tumbuh sebagai klub raksasa di Belanda hingga Eropa. 

Puncak keemasan Ajax akhirnya terjadi di era 1970-an. Saat itu, De Godenzonen ditangani Rinus Michels. Mereka kemudian dikenal sebagai klub yang memiliki sistem pembinaan pemain muda yang handal dan terus melahirkan pemain-pemain berbakat dari dalam maupun luar Belanda. 

Para pemain hebat itu diantaranya Marco van Basten, Dennis Bergkamp, hingga Patrick Kluivert.Tak hanya mahir mencetak pemain muda, mereka juga telah menorehkan berbagai gelar bergengsi di dataran Belanda hingga Benua Biru.

Torehan prestasi itu diantaranya 31 gelar juara Eredivisie, 18 gelar juara Piala Belanda, dua gelar juara Piala Interkontinental (1972 dan 1995), empat piala Liga Champions (1971, 1972, 1973, 1995), dan masih banyak lagi. (Republika)