Jika Anda penderita diabetes atau memiliki kerabat yang menyandang penyakit ini, bisa memanfaatkan obat penemuan mahasiswa Universitas Brawijaya (Unibraw) Malang ini. Mhas Agoes Triambada, Audisty Oktavian, Saraswati, Wiidan Noor dan Rahayu membuat obat diabetes dari kulit salak. Obat dibuat dalam bentuk teh yang dinamakan 'LitlakTea'.


Kulit Salak untuk Mengatasi Penyakit Diabetes


Menurut Mhas Agus, ide pembuatan teh penurun kadar gula ini berawal ketika mereka melihat limbah kulit salak. Setelah dikaji, ternyata kulit salak mengandung unsur aktif cinamicacid derivative, yaitu senyawa yang mendorong regenerasi sel epitel.

"Zat yang terkandung dalam kulit salah ini berperan penting dalam proses perbaikan pankreas pada penderita diabetes tipe I. Jadi bisa jadi salah satu pilihan bagi penderita diabetes," ujar Agoes, Selasa (7/5).

Dia menambahkan kulit salak juga mengandung Pterostilbene. "Zat ini merupakan senyawa antidiabetes yang berperan langsung dalam menurunkan kadar gula darah," tuturnya.

Oleh mereka, teh dari kulit salak ini dibuat dalam banyak varian rasa, di antaranya rasa cokelat dan vanilla. Harganya cukup terjangkau sebesar Rp 3 ribu untuk setiap gelasnya. 

"Kami juga tetap menyediakan rasa original yang dikhususkan bagi penderita diabetes. Bagi yang bukan penderita diabetes kami sediakan rasa vanilla dan cokelat. Semoga teh temuan kami ini bisa diterima masyarakat," tandas Agoes.

Ke depan, pihaknya berharap ada pihakyangbersedia menjadi investor dalam rangka pengembangan produksi teh berbahan dasar kulit salak ini.

"Temuan kami ini diharapkan bisa menjadi pioneer terbukanya peluang bisnis bagi mahasiswa. Kalau ada investor yang mau bergabung kami sangat bersyukur, sehingga produk kami bisa dipasarkan ke masyarakat luas," pungkasnya. (BPost 8/5/2013)