Syair Imam Asy Safii - Merantaulah!


 ﻣﺎَ ﻓِﻲ ﺍﻟﻤَﻘَﺎﻡِ
ﻟِـﺬﻱ ﻋَﻗْﻞٍ ﻭَﺫِﻱ ﺃَﺩَﺏٍ ﻣِﻦْ ﺭَﺍﺣَﺔِ
Orang pandai dan beradab
tak kan tenang diam di kampung halaman

ﻓَــﺪَﻉِ ﺍﻷَﻭْﻃَﺎﻥَ ﻭَﺍﻏْﺘَﺮَﺏَ
Tinggalkan negerimu dan merantaulah

ﺳَﺎﻓِﺮْ
ﺗَﺠِﺪْ ﻋِﻮَﺿــﺎً ﻋَﻤَّــﻦْ ﺗُﻔَﺎﺭِﻗُـــﻪُ
Pergilah (Bersafarlah ed.)
‘kan kau dapatkan pengganti dari orang² yg kau tinggalkan

ﻭَﺍﻧْﺼَﺐْ ﻓَﺈِﻥَّ ﻟَﺬِﻳﺬَ ﺍﻟﻌَﻴْﺶِ ﻓِﻲ ﺍﻟﻨَّﺼَﺐِ
Berletih-letihlah, karena manisnya kehidupan terasa setelah letih berjuang

ﺇِﻧِّﻲ ﺭَﺃَﻳْﺖُ ﻭُﻗُﻮﻑَ ﺍﻟﻤَـــﺎﺀِ ﻳُﻔْﺴِــــﺪُﻩُ
Aku melihat air yang diam menjadi rusak karena diam tertahan

ﺇِﻥْ ﺳَـــﺎﺡَ ﻃَﺎﺏَ ﻭَﺇِﻥْ ﻟَﻢْ ﻳَﺠْـــﺮِ ﻟَﻢْ ﻳَﻄِﺐْ
Jika mengalir menjadi jernih; jika tidak, dia ‘kan keruh menggenang

ﻭَﺍﻷَﺳَـــﺪُ ﻟَﻮﻻَ ﻓِﺮَﺍﻕَ ﺍﻷَﺭْﺽِ ﻣَﺎ ﺍﻓْﺘَﺮَﺳَﺖْ
Dan singa tak kan pernah memangsa jika tak tinggalkan sarang

ﻭَﺍﻟﺴَﻬْـــﻢُ ﻟَﻮﻻَ ﻓِﺮَﺍﻕُ ﺍﻷَﺭْﺽِ ﻟـَــﻢْ ﻳُﺼِﺐْ
Dan anak panah jika tidak tinggalkan busur tak kan kena sasaran

ﻭَﺍﻟﺸَّﻤْﺲُ ﻟَﻮْ ﻭَﻗَﻔَﺖْ ﻓِﻲ ﺍﻟﻔُﻠْﻚِ ﺩَﺍﺋِﻤَﺔً ﻟَﻤَﻠَّﻬَﺎ ﺍﻟﻨَّﺎﺱُ ﻣِــﻦْ ﻋَﺠَـــﻢٍ ﻭَﻣِـــﻦْ ﻋَﺮَﺏٍ
Dan jika sekiranya matahari di orbitnya tak bergerak dan terus diam, Tentu manusia
bosan padanya; baik bangsa Arabnya maupun bukan .

ﻭَﺍﻟﺒَﺪْﺭُ ﻟَﻮْﻻَ ﺃَﻓُﻮْﻝُ ﻣِﻨْﻪُ ﻣَــﺎ ﻧَﻈَﺮَﺕْ ﺇِﻟَﻴــــﻪِ ﻓِﻲ ﻛُﻞِّ ﺣِﻴْـــﻦٍ ﻋَﻴْــــﻦٌ ﻣُﺮْﺗَﻘِﺐٌ
Rembulan jika terus-menerus purnama sepanjang zaman, Orang-orang tak kan
menanti memandang saat munculnya datang

ﻭَﺍﻟﺘِّﺒْﺮُ ﻛَﺎﻟﺘُّﺮْﺏِ ﻣُﻠْﻘَﻰ
ﻓِﻲ ﺃَﻣَﺎﻛِﻨِﻪِ
Dan biji emas bagai tanah biasa sebelum digali dari tambangnya
✏ﻓَــﺈِﻥْ ﺗَﻐْـــﺮُﺏْ ﻫَﺬَﺍ ﻋَــــﺰَّ ﻣَﻄْﻠَــــﺒُﻪُ
Jika ditambang (diolah) manusia ramai
memperebutkannya
✏ ﻭَﺍﻟﻌُﻮﺩُ ﻓِﻲ ﺃَﺭْﺿِﻪِ ﻧَﻮْﻉٌ ﻣِﻦَ ﺍﻟﺤَــــﻄَﺐِ
" Dan kayu gaharu tak ubahnya kayu biasa di dalam hutan "
✏ ﻭَﺇِﻥْ ﺗَﻐْﺮُﺏْ ﺫَﻟِﻚَ ﻋَــــﺰَّ ﻛَﺎﻟﺬَّﻫَﺐِ .
" Namun jika diolah, berubah mahal seperti emas"